Kearifan Tradisional Nusantara
Masyarakat Nusantara telah lama menguasai teknologi maritim kapal Pinisi, sistem irigasi Subak, astronomi Pranata Mangsa, serta metalurgi tempa logam keris dan gamelan.
Menelusuri dua sisi sains dan teknologi kolonial di Nusantara: eksploitasi ekonomi melalui jalur rel dan telegraf, serta lahirnya cendekiawan yang memimpin kemerdekaan.
Perkembangan ilmu dan teknologi pada masa penjajahan bukanlah transfer pengetahuan cuma-cuma, melainkan instrumen kuasa yang kemudian direbut oleh para pemuda terpelajar.
Masyarakat Nusantara telah lama menguasai teknologi maritim kapal Pinisi, sistem irigasi Subak, astronomi Pranata Mangsa, serta metalurgi tempa logam keris dan gamelan.
Kedatangan bangsa barat memperkenalkan kartografi maritim, persenjataan mesiu, dan benteng pertahanan. Seluruh teknologi ini dimonopoli VOC untuk menguasai rempah-rempah.
Sistem Cultuurstelsel (1830) memicu pembangunan jalur rel kereta api, telegraf, dan pabrik gula uap demi mempercepat pengangkutan komoditas ekspor ke pelabuhan.
Pendidikan dokter Jawa (STOVIA) dan sekolah teknik Belanda yang awalnya untuk pegawai murah justru mencetak cendekiawan yang memimpin perjuangan kemerdekaan nasional.
Kolaborasi siswa Pengembangan Perangkat Lunak & Gim SMK Wikrama Bogor dalam menyajikan arsip edukasi IPTEK.
Frontend & Content Curator
"Mengkurasi narasi sejarah dan merangkai alur kronologis arsip IPTEK."
UI/UX & Web Developer
"Merancang interaktivitas slider, tata letak editorial, dan responsivitas antarmuka."
Research & Media Specialist
"Menelusuri referensi primer dan memverifikasi ketepatan data linimasa."
Telusuri 10 babak penting perjalanan sains & teknologi Nusantara. Klik lingkaran era untuk membuka arsip penjelasan lengkap.